Dajjal ini termasuk yang mendapat istidraj(dilulu). karena itu setiap tindakan dan ucapan Dajjal, Allah mengabulkan nya, seperti dia mengatakan :Hai langit, turunkan hujan" seketika itu juga turun hujan, ia mengatakan kepada bumi ; wahai bumi keluarkanlah seluruh simpanan mu , seketika itu bumi mengeluarkan emas intan perak dan lain sebagai nya . selanjut nya emas dan yang lain tadi mengikuti kemana Dajjal pergi, bila Dajjal berkata kepada kayu yang sudah kering, keluarkan lah daun dan buah buahan mu , seketika itu daun dan buah buah nya pun tumbuh , dan sampai sampai Dajjal di beri kemampuan oleh Allah dapat menghentikan perjalanan matahari, sehingga suatu hari menjadi beberapa bulan ,sehingga satu hari bisa menjadi satu jam
Singkat Cerita, segala ucapan Dajjal selalu di kabulkan oleh Allah, karena memang istidraj, sampai sampai bila seseorang ingin bertemu kedua orang tuanya yang sudah meninggal puluhan tahun, Dajjal bisa mempertemukan nya , akan tetapi bukan orang tua sebenar nya, melainkan setan yang menyerupai kedua orang tua nya ,
kemudian setan yang menyerupai kedua orang tua nya itu mengatakan wahai anak ku, percayalah ini tuhan(yang di maksudkan adalah Dajjal ), agar hidup tidak sengsara, coba perhatikan aku sebagai orang tua mu , kini hidup bahagia di dalam surga, hal ini tidak lain karena mengikuti tuhan ini(yang di maksudkan adalah dajjal) dengan demikian banyak orang mukmin yang lemah iman nya menjadi luntur dan berbalik mengikuti jejak dajjal. bersamaan dengan itu kondisi orang mukmin sangat memprihatinkan, sengsara dan sangat sulit ekonominya .
pada saat itu tidak ada makanan kecuali yang ada di tangan dajjal dan para pengikut nya , segala harta simpanan kaum mukmin hilang di sihir oleh dajjal ,pada saat demikian setan merubah wujud menjadi manusia dan berkumpul dengan orang mukmin untuk mengikuti dajjal, sekaligus beriman kepada nya .
Baca Artikel lain nya : Keistimewaan Orang Yang Hafal Al Qur'an
Baca Artikel lain nya : Keutamaan Membaca Al Qur'an
Baca Artikel lain nya : sejarah islam di papua irian jaya






