Senin, 04 Juni 2012

Keadaan Manusia Pada Zaman Dajjal

Pada Zaman Dajjal nanti , Setiap negeri yang di datangi Dajjal penduduk nya bagaikan padi yang ada di dalam gilingan, mereka lari kesana kemari karena takut kepada Dajjal, bagi keluarga mukmin mereka lebih senang di dalam rumah menjaga keluarga nya agar tidak terpengaruh  oleh tipu daya Dajjal .

sebab saat itu tidak sedikit kaum wanita yang menjadi pengikut dajjal , karena itu ,orang lelaki mengikat keluarga nya di dalam rumah agar tidak keluar , mereka khawatir jika keluar rumah keluarga nya akan terpengaruh oleh siasat Dajjal, jika sampai mengikuti dajjal berarti telah melakukan kekufuran dan kemusyrikan .

zaman Dajjal adalah zaman fitnah terbesar, tidak sedikit orang yang pagi nya beriman sore nya menjadi kafir , hal ini menunjukan begitu hebat nya godaan fitnah yang melanda umat islam, pada saat itu , memegang agama benar benar seperti memegang bara api yang sangat panas , bila di lepaskan diri nya akan menjadi mangsa dajjal, tetapi bila di pegang godaan dan dan fitnah yang di hadapi nya sangatlah besar dan berat ,karena itu , pada saat dajjal datang banyak orang yang melarikan diri ke hutan hutan, sampai ada yang naik gunung, hal ini mereka lakukan agar menyelamatkan diri dan akidah nya dari fitnah dajjal . bagaimana yang telah di sebutkan dalam suatu hadist shahih berikut ini :
(saat itu) manusia benar benar melarikan diri dari dajjal ke arah gunung(HR.Muslim)

Demikian keadaan manusia saat kedatangan dajjal, mereka lebih memilih menyelamatkan diri daripada menghadapi nya, sebab bila menghadapi nyaa mereka takut tidak mampu menjaga akidah dan keselamatan jiwa nya . sebab dajjal tidak akan segan segan berbuat aniaya terhadap orang yang membangkang nya .

Demikian juga dalam hal pemerintahan. tatanan pemerintah negara pada zaman Dajjal menjadi rusak dan tidak beraturan. hal ini bukan berarti dajjal ingin berkuasa lalu menghancurkan satu persatu pemerintahan negeri yang sudah mapan dan baik, akan tetapi sepak terjang dajjal yang menelusuri setiap negeri dengan meyebarkan tipu daya dan fitnah nya .

adapun untuk menyelamatkan diri dari fitnah dajjal adalah menatapi kesabaran. melanggengkan membaca sepuluh ayat pertama dari surat al kahfi .

segala kemampuan yang di miliki dajjal itu bersifat istidraj, bukan mukjizat, juga bukan keramah ,sebab sudah jelas sekali kalau dajjal itu adalah kafir yang menyesatkan, bukan Nabi dan bukan orang yang shalih , semua yang di lakukan nya adalah tipu muslihat belakang untuk menarik simpati orang lain dan mau mengikuti jejaknya yang sangat sesat itu , semoga Allah melindungi kita dari fitnah Dajjal .aamiin Allahuma aamiinn

Baca Artikel lain nya : Keistimewaan Orang Yang Hafal Al Qur'an
Baca Artikel lain nya : Keutamaan Membaca Al Qur'an
Baca Artikel lain nya : sejarah islam di papua irian jaya
Photobucket

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar